Jadikan rumah sebagai tempat peristirahatan terakhir setelah seharian beraktifitas di luar. Siapakah yang berwenang menciptakan rumah sebagai istana juga surga? Yang jelas bukan hanya Ayah, Ibu, atau anak apalagi pembantu. Semua komponen keluarga harus saling bahu membahu. Cobalah formula di bawah ini :
- Ayah
Jadilah kepala keluarga yang baik, bertanggung jawab, mau mati duluan karena melindungi anak istri, bersedia menjadi pendengar yang baik.. jangan maunya hanya didengarkan saja nanti dianggap otoriter oleh anak istri, tegas, sedikit humoris bolehlah biar percakapan tidak garing saat di meja makan, bisa menjadi teladan yang baik bagi anggota keluarga, dan yang paling penting, mau menghargai dan menghormati istri yang sudah lelah seharian mengurus anak dan rumah, jangan dikira Andalah yang paling lelah, jangan dikira mengurus rumah dan anak itu gampang dan tidak membutuhkan tenaga yang super.
- Ibu
Dibalik kesuksesan seorang pria, berdiri seorang wanita yang menopangnya, makanya jadi Ibu harus kokoh, jangan rapuh. Jadilah koki terhebat di rumah, mau mengurus suami, anak, dan rumah dengan ikhlas, jangan cuma mengandalkan pembantu atau babysitter nanti suami kian tidak betah di rumah, bolehlah bersosialisasi tapi jangan bergosip dan membicarakan hal yang tidak-tidak, ajarilah anak tentang hal-hal yang baik sebagai bekal anak memasuki dunia luar rumah, jika sedang kesal dengan anak janganlah mengeluarkan kata-kata kasar, nanti berakibat seperti Malin Kundang.
- Anak
Sadarlah bahwa Anda ada karena ada ibu dan ayah, makanya hormatilah orangtua, jangan berkata kasar kepada mereka, pergaulilah mereka dengan lemah lembut, jika Anda berbeda pandangan dengan mereka, diskusikanlah hal tersebut agar tak terjadi salah paham, orangtua butuh untuk diperhatikan bukan dibelikan barang yang mahal-mahal, sesekali bolehlah jika ingin membelikan barang mahal, tapi sejujurnya bukan itu yang mereka harapkan, mereka hanya berharap diperhatikan, dipahami maunya apa.
Kalau seluruh komponen keluarga bisa saling bekerjasama, maka terciptalah rumahku, istanaku sekaligus surgaku. Mudah-mudahan Anda tidak betah berlama-lama di luar rumah
Bibidapi

aslamualaikum,
sorry what you write write in english or spanish.please what you have written i could not understand.
waslam Nazir